Pengertian Pembelajaran STEM
STEM
merupakan singkatan dari Science,
Technology, Engineering, dan Mathematics
Dalam Naskah Akademik pembelajaran mendalam, pembelajaran STEM merupakan salah satu praktik pedagogis berfokus pada pemberian pengalaman belajar murid yang autentik, mengutamakan praktik nyata, serta mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kolaborasi (Kemendikdasmen, 2025).
Karakteristik
Pembelajaran STEM
Pembelajaran
STEM memiliki beberapa ciri khas utama dalam pelaksanaannya, yaitu:
·
Integrasi
Disiplin Ilmu: Menghilangkan hambatan pemisah antara sains, teknologi,
rekayasa, dan matematika dengan menghubungkannya pada masalah nyata
·
Berbasis Masalah (Problem-Based): Menggunakan
masalah autentik atau tantangan desain sebagai konteks awal pembelajaran
·
Engineering Design Process (EDP): Melibatkan
proses rekayasa dalam menciptakan solusi, yang meliputi kegiatan merancang,
membangun, menguji, dan memperbaiki produk atau sistem
·
Pembelajaran Berpusat pada Siswa: Siswa
berperan aktif dalam melakukan penyelidikan dan kolaborasi untuk menemukan
solusi
·
Pengembangan Keterampilan Abad 21: Fokus pada
pengembangan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi
Implementasi
Pembelajaran STEM
Dalam pelaksanaannya di satuan
pendidikan, implementasi STEM dapat dilakukan melalui beberapa pola atau model
·
Pendekatan Tertanam (Embedded): Satu disiplin ilmu menjadi fokus utama, sementara
disiplin ilmu lainnya ditanamkan untuk memperkuat materi utama tersebut
·
Pendekatan Terintegrasi (Integrated): Menggabungkan berbagai disiplin ilmu STEM ke
dalam satu kesatuan tema atau masalah yang harus diselesaikan secara holistik
·
Langkah Pelaksanaan: Biasanya dimulai dengan
identifikasi masalah, dilanjutkan dengan penelitian ide, pengembangan solusi
(prototipe), pengujian, dan refleksi untuk perbaikan
Unduh dan pelajari Panduan Pembelajaran STEM di sini.
Terima kasih.
No comments:
Post a Comment