Tujuan utama dari sistem baru ini adalah
menyelaraskan indikator kinerja dengan konteks pendidikan secara spesifik, yang
datanya terintegrasi langsung dengan Rapor
Pendidikan dan Dapodik
Langkah-Langkah Kepala Sekolah dalam Menyusun Kinerja
Berikut
adalah panduan langkah demi langkah berdasarkan alur kerja resmi:
1. Fase Persiapan dan Validasi
Data (1 – 7 Januari 2026)
Pada
tahap ini, Kepala Sekolah bekerja sama dengan Operator Sekolah untuk
membersihkan data agar sistem Ruang GTK dapat bekerja optimal:
·
Cek Residu Data Dapodik: Memastikan sinkronisasi data profil
guru di Dapodik sudah bersih dari kesalahan.
·
Verifikasi UNOR (basgi sekolah Swasta): Melakukan pengecekan unit
organisasi bagi guru-guru di sekolah swasta, pilih atasannya Kepala Bidang SMP.
·
Update TMT PPPK Baru: Memperbarui data Terhitung Mulai Tanggal bagi PPPK
angkatan terbaru agar masuk ke sistem.
·
Pembaruan
MyASN:
Mendorong guru untuk memperbarui data penting di SIASN/MyASN, termasuk profil
pribadi, riwayat jabatan, dan sertifikasi pendidik sesuai SE Kepala BKN No. 11
Tahun 2025
2. Fase Pendampingan Penyusunan
SKP (8 – 21 Januari 2026)
Kepala
Sekolah bertindak sebagai pembimbing saat guru mulai menginput rencana mereka
di Ruang GTK:
·
Login
Ruang GTK:
Memastikan semua guru login menggunakan akun mereka.
· Pemilihan Indikator: Mengarahkan guru memilih indikator kinerja yang muncul secara otomatis berdasarkan Rapor Pendidikan sekolah.
·
Drafting & Ajuan: Memastikan guru menyelesaikan draf SKP dan mengklik
tombol "AJUKAN" paling
lambat tanggal 21 Januari.
3. Fase Review dan Persetujuan
(22 – 31 Januari 2026)
Ini
adalah tahap finalisasi di mana Kepala Sekolah memberikan legalitas pada SKP
guru:
·
Review SKP Guru: Memeriksa kesesuaian antara rencana kerja guru dengan
visi sekolah.
·
Pemberian Persetujuan: Mengklik tombol "SETUJUI" pada dashboard kepala sekolah.
·
Sinkronisasi Backend: Setelah
disetujui, data akan otomatis terkirim ke E-Kinerja BKN sebagai gudang data resmi; sehingga tidak perlu
penginputan ganda
·
Sweeping Akhir:
Memastikan target 100% Guru disetujui
tercapai sebelum penutupan sistem di akhir Januari.
Penting untuk
Diingat:
Risiko
Keterlambatan: Jika proses pengajuan dan persetujuan melewati tanggal
31 Januari 2026, akun akan
terkunci (lockout) dan Guru tidak akan memiliki nilai kinerja untuk tahun 2026
Semangat berkinerja.

No comments:
Post a Comment