Perbedaan UN, AN dan TKA
|
Aspek |
Ujian Nasional(UN) |
Asesmen Nasional (AN) |
Tes Kemampuan Akademik (TKA) |
|
Pengertian |
UN merupakan ujian
wajib yang harus diikuti oleh seluruh
murid kelas akhir sebagai syarat kelulusan. Jika tidak
mengikuti UN, murid tidak bisa dinyatakan lulus. Artinya, hasil UN berfokus pada capaian individu murid
sekaligus menentukan status kelulusan mereka. Soal-soal UN juga lebih berfokus pada penguasaan materi melalui hafalan
teori. |
AN bukan lagi ujian kelulusan. AN digunakan oleh pemerintah untuk mengevaluasi
kualitas sekolah secara keseluruhan. Instrumennya terdiri dari Asesmen
Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Hasil AN tidak berupa laporan per individu,
melainkan gambaran umum tentang mutu pendidikan di suatu sekolah. |
TKA adalah tes standar nasional yang bertujuan mengukur
capaian akademik individu murid. Bedanya dengan UN, TKA tidak bersifat wajib. Hasil
TKA dapat digunakan sebagai nilai tambahan atau pertimbangan
saat mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,
misalnya SMA/sederajat, atau perguruan tinggi atau beasiswa. |
|
Tujuan |
Menentukan kelulusan siswa. |
Mengevaluasi kualitas sekolah. Tidak mempengaruhi kelulusan siswa. |
Mengukur capaian akademik siswa. Dapat digunakan sebagai pertimbangan
lanjut studi ke pendidikan yang lebih tinggi atau beasiswa. |
|
Status |
Wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas akhir. |
Tidak wajib diikuti oleh siswa, digunakan
pada tingkat satuan pendidikan/daerah. |
Tidak wajib (opsional). |
|
Fokus Pengukuran |
Penguasaan materi melalui hafalan teori. |
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei
karakter, dan lingkungan. |
Keterampilan berpikir kritis berbasis
HOTS (verbal, numerik, logika, dan spasial). |
|
Laporan Hasil |
Laporan individu dengan hasil lulus/tidak
lulus. |
Laporan untuk sekolah berupa rapor
pendidikan. |
Laporan individu siswa (sertifikat). |
Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/tes-kemampuan-akademik
No comments:
Post a Comment