Mari Berbagi...dan Memberi....

2020-07-20

Tumbuh Kembang Anak

| 2020-07-20


Manusia terlahir ke dunia tanpa daya dan tidak ada apapun yang ia bawa. Harapannya kini bergantung pada orang terdekat dengan dirinya yakni kedua orang tua dan saudara-saudaranya. Orang tuanyalah yang menjadi harapan bagi anak untuk mengantarkannya menjadi manusia yang baik sesuai dengan fitrahnya.

Penantian kelahiran buah hati merupakan masa-masa menegangkan terutama bagi sang ibu. Ketegangan saat melahirkan (mengedan) dan menanti apakah anak yang dilahirkan sempurna sebagai mana yang didambakan, karena ada kekhawatiran bayi yang dilahirkannya cacat dan lain sebagainya. Orang tua akan senang jika melihat kelahiran bayinya memiliki ciri-ciri anak yang sehat saat dilahirkan, antara lain: (1) bayi saat lahir langsung menangis; (2) tubuh bayi kemerahan; (3) bayi bergerak aktif; (4) berat lahir bayi 2.500 – 4.000 gram; (5) bayi dapa menyusu langsung dari ibunya dengan kuat. (kemenkes, 2015).

Jika salah satu tanda bayi lahir di atas tidak muncul, akan menjadi sebuah pertanyaan bagi sang ibu terutama jika memahami gejala kelahiran bayi normal. Saat bayi lahir seharusnya langsung bereaksi dengan tangisan keras, sedangkan jika tida maka ada kekhawatiran bayi kekurangan oksigen yang disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya terlalu lama berada di jalan lahir,  leher terlilit tali pusat, atau air ketuban pecah sebelum waktunya. Tubuh bayi tidak berwarna kemerahan dapat disebabkan karena besar kemungkinan bayi mengalami kekurangan asupan oksigen.

Contoh lain dari bayi baru lahir yang sehat adalah gerakan yang aktif sebagai tanda gerak refleknya baik atau normal, jika tidak demikian ada beberapa penyebab misalnya karena bawaan atau bisa juga akibat proses persalinan yang terlalu lama salah satunya disebabkan karena bayi terlalu besar, sungsang, dan kelainan letak.

Pasca kelahiran, kewajiban orang tua dalam membesarkan anaknya akan terus berlanjut hingga anak dewasa dan berpisah (berkeluarga) secara mandiri. Tanggung jawab orang tua tidaklah mudah dalam membesarkan anak-anak ditengan kehidupan yang semakin penuh dengan misteri dan tantangan yang memerlukan kewaspadaan ekstra dalam mendidik buah hati agar tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang baik, terpuji, dan memiliki akhlak yang sesuai dengan tuntunan dan syariat agama.

Proses tumbuh kembang merupakan proses yang biasa terjadi pada setiap mahluk hidup tak terkecuali manusia. Masa pertumbuhan dan perkembangan pada lima tahun pertama merupakan masa-masa yang sangat penting, terutam masa 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK). Masa ini merupakan masa emas sejak masa kehamilan hingga bayi berusia dua tahun (masa menyusui). Masa ini merupakan saat pertumbuhan sel otak secara pesat dan mulai menurun memasuki usia lima tahun. (Depkes RI, 1995).  

Memasuki usia lima tahun pertama adalah masa pembentukan dasar-dasar kepribadian, kemampuan penginderaan, berfikir, kemampuan berbahasa dan berbicara, bertingkah laku sosial, dan lain-lain. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi proses tumbuh kembang optimal anak, yaitu:

1.  Faktor Dalam

Faktor ini disebabkan dari dalam diri anak sendiri, misalnya:

a.    Faktor genetik (keturunan)

b.   Kemampuan intelektual

c.    Keadaan zat-zat dalam tubuh (kelenjar)

d.   Keadaan emosi.

2.  Faktor Luar

a.    Pola asuh keluarga

b.   Gizi

c.    Budaya lingkungan setempat

d.   Teman sebaya







 


Related Posts

No comments:

Post a Comment