Panduan Kegiatan MPLS Ramah 2026 Jenjang SMP.
Berikut adalah ringkasan kegiatan Masa pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik IndonesiaNomor 198 Tahun 2026 Tentang Uraian Materi Masa Pengenalan Lingkungan SekolahRamah.
BAB I:
Ketentuan Umum
- Definisi dan Tema: MPLS Ramah 2026 merupakan
kegiatan pertama bagi murid baru yang bertujuan menumbuhkan dan memperkuat
karakter serta profil lulusan. Paradigma "Ramah" menekankan pada
tiga aspek utama: ramah anak (memuliakan hak anak dan
anti-kekerasan/perundungan), ramah lingkungan, dan ramah biaya. Tujuannya
agar sekolah menjadi "rumah kedua" yang aman, nyaman, dan penuh
kasih sayang bagi murid.
- Asas Penyelenggaraan:
Terdapat 9 asas utama, yaitu Humanis, Komprehensif, Partisipatif,
Kepentingan Terbaik bagi Anak, Nondiskriminatif, Inklusif, Keadilan dan
Kesetaraan Gender, Harmonis, serta Berkelanjutan.
- Ketentuan Aturan Pelaksanaan:
- Dilaksanakan
selama 5 hari pada minggu pertama awal tahun ajaran baru di lingkungan
sekolah.
- Atribut
atau seragam ditentukan oleh sekolah dengan catatan tidak boleh
memberatkan murid atau orang tua/wali.
- Panitia
pelaksana terdiri atas kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.
Jika panitia terbatas, sekolah dapat melibatkan pengurus OSIS atau MPK
yang tidak memiliki riwayat buruk atau kekerasan.
- Ruang Lingkup Materi:
Terbagi menjadi Materi Utama
(Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, Sopan Santun
Bermedia Sosial, Budaya 5S, Gerakan Indonesia ASRI, dan Gerakan Rukun Sama
Teman) serta Materi Pilihan
(Ciri khas sekolah dan isu krusial seperti anti-NAPZA atau anti-korupsi).
- Larangan Tegas: Dilarang keras
melakukan perpeloncoan, kekerasan, pungutan biaya, memberikan
aktivitas/atribut yang tidak edukatif, serta dilarang melibatkan alumni.
Pelanggaran akan dikenai sanksi administratif hingga pemberhentian
jabatan.
BAB II:
Sosialisasi MPLS Ramah
- Waktu dan Mekanisme: Sekolah wajib
melakukan sosialisasi kepada orang tua/wali murid paling lambat 5 hari
sebelum pelaksanaan MPLS melalui surat resmi, tatap muka, atau media
komunikasi efektif lainnya.
- Materi yang Disosialisasikan:
Menyampaikan teknis jadwal, larangan, mekanisme pengaduan kekerasan,
edukasi parenting, komitmen tata tertib (pakta integritas),
pemberitahuan berbagai tes murid, serta pengisian formulir deteksi dini.
- Penjelasan Teknis Tes dan Deteksi Dini:
- Identifikasi Massa Tubuh:
Pengukuran berat badan (kg) dan tinggi badan (m) untuk menghitung Indeks
Massa Tubuh (IMT) guna memantau status gizi murid.
- Pendaftaran Cek Kesehatan Gratis (CKG):
Orang tua diarahkan mendaftarkan anaknya melalui aplikasi SATUSEHAT
Mobile untuk mendeteksi dini kondisi fisik, gizi, dan indra murid.
- Deteksi Dini Perkembangan:
Memetakan karakteristik personal, latar belakang keluarga, gaya belajar
(akademik), kesehatan (alergi), serta kondisi berkebutuhan khusus.
Menggunakan Instrumen Biodata Murid dan Survei Pengenalan Karakteristik.
BAB III:
Pelaksanaan MPLS Ramah (Rangkaian Kegiatan 5 Hari)
Aktivitas harian dirancang secara
sistematis dengan durasi standar sekitar 240 menit per hari, dengan rincian sebagai
berikut:
- HARI
PERTAMA (Fokus: Pengenalan Diri dan Lingkungan Sekolah)
- Salam Sapa Murid Baru:
Guru menyambut murid dan orang tua di gerbang sekolah dengan budaya 5S
(Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) sambil memutar jinggel MPLS.
- Upacara Bendera: Membangun
nasionalisme, yang diisi dengan pembacaan serentak Teks Ikrar Pelajar
Indonesia.
- Pengenalan Diri: Aktivitas ice
breaking dan permainan estafet bola agar murid saling mengenal
keunikan masing-masing.
- Wawasan Wiyata Mandala:
Pengenalan warga sekolah, visi-misi, tata tertib, serta perumusan
kesepakatan kelas bersama murid.
- Aku dan Sekolahku:
Kegiatan tur sekolah interaktif dalam kelompok kecil untuk mengenalkan
fasilitas (ruang kelas, UKS, perpustakaan, jalur evakuasi, APAR)
dilanjutkan pengisian lembar observasi.
- Aku dan Sekitarku:
Pengenalan peta lingkungan luar sekolah dan identifikasi potensi bahaya
di fasilitas umum sekitar sekolah.
- Aku Anak Indonesia Hebat, Karakterku Kuat:
Diseminasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) melalui
pemutaran lagu interaktif, diskusi kelompok, dan penulisan lembar
komitmen harian.
- Refleksi dan Doa Penutup:
Evaluasi perasaan murid hari itu dan motivasi untuk esok hari.
- HARI
KEDUA (Fokus: Kebugaran Fisik, Kedekatan Emosional, dan Keselamatan)
- Salam Sapa Murid Baru:
Penyambutan pagi dengan budaya 5S.
- Pagi Ceria, Cek Denyut Jantung, dan Tes
Fleksibilitas:
Murid melakukan pengukuran denyut jantung sebelum dan sesudah melakukan
Senam Anak Indonesia Hebat untuk memantau kesehatan. Dilanjutkan dengan
Tes Fleksibilitas menggunakan metode jangkauan lurus V Sit and Reach
untuk mengukur kelentukan tubuh bawah.
- Ruang Perjumpaan Murid Baru:
Permainan Sambung Kata, disusul sesi "Ruang Cerita" menggunakan
kotak tanpa identitas untuk memetakan harapan dan kekhawatiran murid.
Murid lalu membuat "Pohon Harapan", "Pohon Solusi",
dan peta pikiran kelompok.
- Siaga Bencana: Edukasi
mitigasi menggunakan aplikasi peringatan dini pemerintah (Info BMKG, MAGMA
Indonesia), pengenalan rambu keselamatan, serta melakukan praktik
simulasi penyelamatan mandiri (metode Berlutut, Berlindung, Bertahan) dan
evakuasi ke titik kumpul aman.
- Refleksi
dan Doa Penutup.
- HARI
KETIGA (Fokus: Identifikasi Psikologis, Akademik, dan Keamanan Digital)
- Salam
Sapa Murid Baru.
- Rangkaian Tes Diagnosis:
Pengisian instrumen Identifikasi Awal Kondisi Sosial-Emosional dan
Konsentrasi Belajar Murid (17 pernyataan untuk deteksi awal psikologis).
Dilanjutkan dengan Asesmen Literasi Membaca dan Asesmen Numerasi untuk
memetakan kompetensi dasar murid tanpa berupa angka/skor peringkat, serta
Identifikasi Bakat dan Minat.
- Literasi Digital:
Penanaman materi "Sopan dan Santun Bermedia Sosial" untuk
mengajarkan keadaban digital, etika berkomunikasi, menangkal konten
negatif, dan pelindungan data pribadi.
- Pencegahan Isu NAPZA:
Penyampaian materi pilihan mengenai bahaya narkotika, psikotropika, dan
zat adiktif lainnya.
- Refleksi
dan Doa Penutup.
- HARI
KEEMPAT (Fokus: Pengenalan Kurikulum dan Budaya Sehat)
- Rangkaian
kegiyatan meliputi Salam Sapa, program Sahabat Hebat (Dengar, Peduli, dan Hargai) untuk menumbuhkan
empati, pengenalan Ciri Khas
Sekolah, Pengenalan
Kurikulum melalui penumbuhan motivasi dan cara belajar efektif,
serta pelaksanaan Gerakan
Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) melalui edukasi
kebersihan, penataan kelas, dan pengelolaan sampah berkelanjutan.
Diakhiri dengan Refleksi.
- HARI
KELIMA (Fokus: Apresiasi dan Penutupan)
- Rangkaian
kegiatan meliputi Salam Sapa Murid Baru, Pertemuan Pagi Ceria,
pelaksanaan Unjuk Karya
sebagai wadah pameran potensi diri dan kreativitas murid baru di akhir
masa orientasi, serta diakhiri dengan upacara/sesi Penutupan MPLS dan Doa Penutup.
BAB IV: Pasca
MPLS Ramah (Evaluasi)
- Evaluasi Implementasi:
Sesi pasca-pelaksanaan di mana kepala sekolah memiliki kewajiban untuk
melakukan pelaporan data kuantitatif kegiatan, salah satunya melaporkan
jumlah murid yang berhasil didaftarkan mengikuti Cek Kesehatan Gratis
(CKG) 2026 melalui instrumen resmi.
- Akses Hasil Tes: Pihak sekolah
dapat mengunduh dan memperoleh hasil analisis rekomendasi dari Tes
Fleksibilitas murid setelah melengkapi pengisian instrumen evaluasi MPLS
mulai tanggal 31 Juli 2026.
- Berbagi Pengalaman dan Skrining Lanjutan:
Mendorong publikasi praktik baik dan dokumentasi positif kegiatan di media
sosial resmi sekolah, serta melanjutkan agenda penting berupa Skrining
bagi Murid Berkebutuhan Khusus.
- Unduh Rujukan MPLS 2026 SMP di sini.
- Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik IndonesiaNomor 198 Tahun 2026 Tentang Uraian Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah.
- Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2026 Tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, unduh di sini.
- Paparan MPLS unduh di sini.
No comments:
Post a Comment