Mari Berbagi...dan Memberi....

2021-07-25

Contoh Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (Kurikulum Sekolah Penggerak) SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB

| 2021-07-25

Kurikulum 2013 atau yang dikenal dengan sebutan K13 telahlama diberlakukan di tanah air khusnya untukjenjang pendidikan dasar dan menengah.

Dalam rangka penyempurnaan kurikulum serta penyesuaian pola atau model serta target capaian tujuan pendidikan sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, pemerintah kini melakukan penyempurnaan K13 yang telah berlaku cukup lama.

Filosopi pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara menjadi salah satu landasan Kurikulum Sekolah Penggerak bahwa anak harus diberikan pendidikan sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman, sekolah merupakan tempat bersemainya benih-benih nilai kebudayaan yang dijunjung tinggi, guru harua mejadi pelayan sejati, murid harus diberikan pendidikan dan pengajaran sesudi dengan pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga terwujud pembelajaran yang sesuai dengan kondisi murid (teaching the rigt level) guru harus mengabdi dan melayani sepenuh hati, dan lain-lain.

Selain itu, Kurikulum Sekolah Penggerak disesuaikan dengan tuntutan dan tantangan perkembangan sain dan teknologi abad 21, yang menuntut murid memiliki kecakapan 4C (communication, collaboration, critical thinking, dan creative), serta kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS (High Order Thinking Skill).

Profil pelajar Pancasila menjadi muara dari pembelajaran di sekolah, yaitu bahwa seluruh murid memiliki profil atau karakter Pancasila, yaitu:

1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia.

2. Berkebinekaan global.

3. Bergotong-royong.

4. Mandiri.

5. Bernalar kritis.

6. Kreatif.

Untuk mewujudkan tujuan pendidikan agar terencana dan terarah sesuai dengan tujuan pendidikan secara nasional, maka sekolah harus emngembangkan atau menyusun kurikulumnya sendiri yang didasarkan kepada kurikulum nasional dan potensi daerah di mana sekolah berada.



Kurikulum operasional di satuan pendidikan memuat seluruh rencana proses belajar yang diselenggarakan di satuan pendidikan, sebagai pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran. Untuk menjadikannya bermakna, kurikulum operasional satuan pendidikan dikembangkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan peserta didik dan satuan pendidikan.

Komponen dalam kurikulum operasional ini disusun untuk membantu proses berpikir dan mengembangkan satuan pendidikan. Dalam pengembangannya, dokumen ini juga merupakan hasil refleksi semua unsur pendidik di satuan pendidikan yang kemudian ditinjau secara berkala guna disesuaikan dengan dinamika perubahan dan kebutuhan peserta didik.

Prinsip pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan adalah:

1.       Berpusat pada peserta didik

Yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik. Profil Pelajar Pancasila selalu menjadi rujukan pada semua tahapan dalam penyusunan kurikulum operasional sekolah.

2.       Kontekstual.

Menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan, konteks sosial budaya dan lingkungan, serta  dunia kerja dan industri (khusus SMK), dan menunjukkan karakteristik atau kekhususan peserta didik berkebutuhan khusus (khusus SLB)

3.       Esensial.

Yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah dipahami

4.       Akuntabel.

Yaitu bahwa kurikulum yang dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan actual

5.       Melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Pengembangan kurikulum satuan pendidikan melibatkan komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan antara lain orang tua, organisasi, berbagai sentra, serta industri dan dunia kerja untuk SMK, di bawah koordinasi dan supervise dinas Pendidikan atau kantor kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama sesuai dengan kewenangannya.

Komponen  Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan:

1. Karakteristik satuan pendidikan

2. Visi, misi, dan tujuan

3. Pengorganisasian pembelajaran;

4. Rencana pembelajaran; Pendampingan, evaluasi, dan pengembangan professional

5. lampiran


------------------

Download:

  • Contoh Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SD di sini.
  • Contoh Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SDLB di sini.
  • Contoh Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMP di sini.
  • Contoh Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMP di sini.
  • Contoh Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMPLB di sini.
  • Contoh Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMA di sini.
  • Contoh Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMALB di sini.
  • Buku Pedoman Pengembangan Kurikulum di sini.

-------------------

 

JABATAN FUNGSIONAL PENGEMBANG KURIKULUM



Semoga bermanfaat….! Jangan lupa berbagi….






Related Posts

No comments:

Post a Comment